Kenapa Islam Mengharamkan Zina, Judi dan Daging Babi


Segala Puji Bagi Allah Tuhan semesta alam. Shalawat serta salam semoga tercurah atas Rasulullah, keluarga, sahabat dan pengikutnya yang setia hingga akhir zaman. 

Kawan, berikut ini saya ingin berbagi ilmu berupa fatwa seorang ulama ahlu sunnah yang masih hidup di tengah-tengah kita. Terjemahan ini pada asalnya adalah tugas yang dibebankan kepada saya selaku santri Ma'had Ilmi YPIA Yogyakarta. semoga bermanfaat

تحريم الزنا والميسر والخنزير:
لماذا حُرم الزنا والقمار وأكل لحم الخنزير في الإسلام ؟ .
الجواب:
الحمد لله

Pertanyaan:  Kenapa Zina, Judi dan Daging Babi diharamkan dalam islam 
Jawab:


مع استغرابنا أن يصدر من شخص مسلم هذا السؤال في أمور من المسلّمات والبدهيات ولكن الجواب ببساطة أنّ
هذه الأشياء محرّمة لأنّ الله الذي تجب علينا طاعته قد قال لنا في القرآن الكريم :

Sesungguhnya kami heran pertanyaan seperti ini bisa terlontar dari seorang muslim, karena yang ditanyakan merupakan hal-hal yang secara intuitif dapat diterima oleh semua orang (keharamannya). Namun jawabannya sederhana saja, perkara-perkara tersebut adalah haram karena  kita wajib untuk taat kepada Allah, sedangkan Allah Ta'ala telah berfirman dalam Al Qur'an Al Karim: 

( وَلا تَقْرَبُوا الزِّنَى إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلا ) سورة الإسراء/32
وقال لنا :
Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. (Al Israa 32)

(إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمْ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنزِيرِ ) سورة البقرة/173

Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi (Al Baqarah 173)
:
( يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالأَنصَابُ وَالأَزْلامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (90) إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُوقِعَ بَيْنَكُمْ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَعَنْ الصَّلاةِ فَهَلْ أَنْتُمْ مُنتَهُونَ (91) 

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu) (Al Maidah 90-91)

فيجب علينا اجتناب كل ما حرم الله علينا إيمانا بشريعة الله واحتسابا لثوابه وخوفا من عقابه مع إيماننا أن الله لم يحرم علينا في شريعة الإسلام إلا ما هو ضرر وفساد ، أدركنا ذلك بعقولنا أو لم ندركه عملا بقوله تعالى ( فلا وربك لا يؤمنون حتى يحكموك فيما شجر بينهم ثم لا يجدوا في أنفسهم حرجا مما قضيت ويسلموا تسليما ) .


Karena itu maka wajib bagi kita menjauhi seluruh perkara yang Allah haramkan. Atas dasar iman terhadao aturan-aturan Allah dan mengharap pahala dari-Nya serta karena takut akan hukuman yang akan Allah timpakan jika melanggar larangan-larangan Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan mengharamkan sesuatu untuk kita lakukan kecuali didalamnya teradap bahaya dan kerusakan. Baik hal tersebut diketahui oleh akal kita ataupun tidak. Tentunya ini semua kita lakukan dalam rangka mengamalkan firman Allah ta'ala 

Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakikatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.” (QS. An Nisaa’: 65)

الإسلام سؤال وجواب
الشيخ محمد صالح المنجد

Soal Jawab Islam, Oleh Syaikh Muhammad Shalih Al Munajid Hafidzhahullahu

Comments